Cara Menjual Barang Online Minim Modal

Jun 1, 2019 | Bisnis Online, Media Sosial

Ketika Anda memutuskan untuk mencoba berbisnis online, maka tantangan pertama sebelum mencari cara menjual barang online adalah memastikan bahwa apa yang Anda jual memang dicari.

Dalam artian begini, barang yang Anda jual banyak yang mencari. Jika sedikit yang mencari maka akan cukup sulit menjual produk tersebut. Kalaupun Anda telah membuat produk, apakah produk tersebut memecahkan masalah konsumen?

Untuk mencari tau apakah produk yang dijual memang banyak yang mencari, Anda bisa mencarinya di Google atau marketplace seperti Tokopedia, Bukalapak, Shopee dan sebagainya. Untuk marketplace Anda bisa mencari di bagian produk terlaris.

Jika dirasa produk Anda sudah oke, maka kita akan mulai membahas bagaimana menjual produk di Internet.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan, yang perlu dipahami adalah dalam menjual kita memerlukan tempat atau sebuah media. Dalam memasarkan produk di Internet, kita membutuhkan tiga jenis media, yaitu: Owned Media, Paid Media dan Earned Media.

Owned Media adalah media yang kita miliki sendiri dan bisa kita kelola seperti website dan media sosial. Paid media adalah media yang kiti harus membayar untuk bisa menggunakannya seperti direktori bisnis premium atau platform pemasangan iklan. Earned media adalah media yang kita dapatkan dari orang lain dan media tersebut diluar kendali kita.

Penerapan dari tiga media tesebut akan dijabarkan di artikel ini.

7 Cara Menjual Barang Online

Seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya, ada tiga media yang bisa kita gunakan sebagai cara menjual barang online. Disini, kita akan membahas menjual produk melalui owned media, atau media yang kita sendiri.

Dalam owned media diantaranya ada website, media sosial, chat, marketplace, forum, iklan baris, reseller dan dropship.

Website

Jika Anda berbisnis online, bisa dikatakan bahwa Anda wajib memiliki website, kenapa? Karena website ibarat toko yang Anda miliki sendiri, dimana dengan bebas bisa mengkreasikan tampilan website seusuai selera atau personality brand. Ada beberapa jenis website di dunia, namun untuk keperluan bisnis, ada dua jenis yang bisa Anda pilih.

  • Profil Usaha. Website ini menampilkan profil bisnis Anda, produk yang dijual serta layanan. Terutama jika memiliki produk atau layanan yang tidak terlalu banyak. Melalui website profil usaha, Anda bisa menunjukan brand perusahaan melalui blog dan dokumentasi kegiatan.
  • Toko Online. Jika ingin menjual banyak produk, Anda bisa mempertimbangkan untuk memiliki toko online. Semua toko online dilengkapi dengan fitur belanja yang tentunya membuat proses penjualan menjadi otomatis.

Media Sosial

Tak lengkap rasanya jika tidak membicarakan media sosial, dimana Anda sebagai pelaku bisnis mungkin pertama kali menjual produknya melalui media sosial. Ada banyak sekali media sosial di Dunia, namun tidak semuanya digunakan di Indonesia. Anda perlu memperhatikan statistik penggunaan media sosial di beberapa wilayah agar pemilihan media sosial tepat.

Untuk Indonesia, ada empat aplikasi yang cukup banyak digunakan dan mungkin sangat familiar, berikut media sosial beserta rekomendasi bentuk produknya.

  • Media sosial ini sudah tidak diragukan lagi kepopulerannya. Walaupun cukup terkenal, namun penggunaan facebook lebih banyak milenial senior atau yang berusia dewasa. Anda bisa menggunakan Facebook untuk menjual produk yang sasaran pasarnya 25 tahun keatas.
  • Kepopuleran media sosial ini juga tidak kalah dengan Facebook. Instagram lebih banyak digemari oleh kalangan muda karena konten visual yang menarik dan beragam. Karena konten utamanya adalah visual (foto / video) maka produk yang bisa Anda jual di Instagram adalah produk yang menarik untuk dilihat seperti makanan, pakaian dan desain. Namun tidak menutup kemungkinan bisnis apapun bisa dijual asalkan Anda bisa membuat kontennya menarik secara visual.
  • Walaupun media sosialnya ini sepertinya sudah ditinggalkan oleh anak muda, namun siapa sangka jika Twitter menjadi media sosial yang mampu menggerakan isu isu di beberapa negara. Selain itu, Twitter juga menjadi alternatif media sosial bagi mereka yang minim kuota. Jika Anda ingin membangun personal brand, Anda bisa mencoba bermain di Twitter.
  • Mungkin yang satu ini baru pertama kali Anda dengan, tapi jika Anda menjual produk B2B, maka media sosial ini wajib Anda miliki, karena para penggunanya berasal dari kalangan profesional dan pekerja. Di Indonesia, pengguna LinkedIn juga cukup banyak, walaupun tidak sebanyak tiga aplikasi sebelumnya. Jika Anda memiliki produk B2B, maka tidak ada salahnya mendaftakan diri di LinkedIn.

Chat / Email

Ya, aplikasi chat atau email bisa menjadi media yang Anda miliki sendiri, karena dengan memiliki no.hp dan email calon konsumen Anda bisa follow-up melalui berbagai media yang mereka miliki.

  • Aplikasi chat ini seharusnya sudah Anda miliki, ya kan? Karena kemudahan dan privasi yang ditawarkan, Whatsapp mampu mengambil hati Masyarakat Indonesia, terutama dari kalangan millenial muda dan senior.
  • Pengguna aplikasi ini mungkin baru ratusan ribu di Indonesia, namun fitur yang dimiliki sangat membantu Anda yang ingin jualan online. Melalui telegram, Anda dapat membuat sebuah komunitas dengan ribuan member (Whatapp hanya 250).

Marketplace

Jika Anda belum bisa membuat website, maka marketplace wajib dimiliki, apalagi dengan fitur fiturnya yang memudahkan proses bisnis UKM seperti fitur belanja, pembayaran hingga pengiriman. Walaupun di Indonesia yang lebih banyak terlihat adalah marketplace untuk produk, ada juga marketplace bagi Anda yang ingin menjual jasa dan produk B2B.

  • Produk: Jika Anda meproduksi barang atau ingin menjual banyak barang, marketplace seperti TokoPedia, BukaLapak, Lazada dan Shopee bisa menjadi tempat yang tepat.
  • Jasa: Untuk jasa juga memiliki marketplacenya sendiri, Anda bisa memasarkan keahlian Anda melalui marketplace seperti Freelancer.com dan Sribulancer
  • B2B: Bagi Anda yang menjual barang atau jasa ke organisasi maka Anda bisa mendaftarkan usaha ke marketplace khusus suplier atau B2B seperti Indonetwork.

Untuk cara kerja masing masing marketplace, Anda bisa mempelajari di situsnya langsung karena setiap marketplace memiliki kebijakan dan program yang berbeda.

Forum

Pernah jualan di forum seperti Kaskus? Mungkin Anda bisa mencobanya. Walaupun tidak semua forum menyediakan kolom untuk berjualan, tidak ada salahnya untuk membangun jaringan disana. Beberapa forum juga memiliki niche atau tema tertentu, pastikan produk Anda sesuai dengan niche mereka.

Iklan Baris

Beberapa situs iklan baris memberikan Anda slot gratis untuk memasang iklan. Kedengarannya seperti earned media, namun jika Anda memiliki akses untuk mengelolanya dan tentunya gratis, itu bisa menjadi media yang Anda miliki. Bentuk iklan baris juga tidak selalu berupa baris, bisa juga dipadukan dengan gambar seperti OLX.

Reseller / Dropship

Khusus ini kita berbicara dari posisi Anda sebagai pemilik produk yang berjualan menggunakan reseller, disini reseller Anda merupakan media yang Anda miliki, tapi media yang reseller miliki adalah earned media, media yang Anda dapatkan karena memiliki reseller.

Maksudnya begini, Anda bisa mengelola reseller yang Anda miliki sesuai dengan kondisi bisnis. Reseller berperan sebagai “cabang” di kota sasaran konsumen sehingga bisa mendapatkan produk di dekat mereka.

Reseller juga merupakan cara menjual barang online yang cukup efektif.

Inti dari cara menjual barang online

Dari beberapa cara diatas, Anda tidak harus menggunakan semuanya, pilih yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan yang dimiliki.

Jika memiliki anggaran lebih, mungkin Anda bisa membuat website dan mengelola media sosial. Namun jika terbatas mulailah dari marketplace dan media sosial.

Website, media sosial dan marketplace memang merupakan media yang paling sering digunakan.

Jika Anda memiliki pertanyaan atau pendapat lain tentang cara menjual barang online, silahkan isi komentar dibawah ini ya.

Pin It on Pinterest

Share This