Sebuah hasil riset yang dikutip oleh Forbes, salah satu perusahaan majalah bisnis terbesar di dunia, menunjukan bahwa 42% startup gagal karena produk yang dibuat atau jasa yang diberikan tidak dibutuhkan oleh pasar.

Berlaku juga untuk pelaku UKM yang baru memulai bisnis namun sepertinya minim pembeli. Memang ada berbagai aspek yang mempengaruhi penjualan seperti kualitas produk, harga, penempatan dan cara promosi. Namun yang paling pertama dilihat adalah, apakah mereka membutuhkan produk Anda.

Untuk mengetahuinya, ada tiga pertanyaa yang bisa membantu Anda memastikan apakah produk barang atau jasa yang Anda jual disukai atau dicari oleh pasar.

Siapa Pembeli Anda?

Paling pertama adalah Anda mengetahui siapa yang akan membeli produk Anda.

Kesalahan paling banyak UKM atau pebisnis yang masih baru, mereka menjual produk untuk semua orang, padahal belum tentu semua orang butuh produk Anda.

Ada batasan batasan yang bisa digunakan untuk memperjelas siapa yang akan membeli produk Anda, yang disebut sebagai segmentasi, atau pembagian pasar berdasarkan kesamaan geografis, demografis,.psikografis dan behavior.

Anda bisa menentukan siapa yang membeli produk berdasarkan segmen geografis yang terdiri dari benua, provinsi, kota, desa, iklim, dan penyebaran penduduk.

Demografis membagi pasar berdasarkan profil penduduk seperti gender, usia, pekerjaan dan status keluarga.

Psikografis membagi pasar berdasarkan kelompok sosial masyarakat seperti status sosial, pendapat politik dan agama, aktivitas dan ketertarikan.

Terakhir adalah behavior atau perilaku konsumen terhadap produk seperti jumlah dan waktu konsumsi, loyalitas terhadap brand dan manfaat yang dicari.

Anda bisa memilih salah satu cara segmentasi atau megabungkan semuanya menjadi kelompok pasar yang jelas.

Apa masalah mereka?

Setelah Anda membagi pasar, pilih salah satu untuk diperdalam lagi dengan mencari tau masalah yang ada pada segmen tersebut.

Anda bisa mencari lima sampai sepuluh orang yang sesuai dengan segmen pasar dan mewawancari mereka. Atau bisa dengan mencari kompetitor dengan segmen pasar yang hampir sama, dan perhatikan kira kira masalah apa yang diangkat oleh mereka.

Contoh produk Pop Mie, masalah yang diangkat adalah ingin segera makan mie dan ga’ ribet.

Anda juga bisa memvalidasi atau memastikan kembali apakah produk yang dijual dapat mengatasi masalah mereka.

Apa yang mereka butuhkan?

Ketika sudah tau masalah yang dihadapi oleh calon konsumen, maka berikutnya tentu memberikan solusi melalui produk Anda.

Produk yang berkualitas tentunya akan memberikan nilai tambah bagi pengguna, baik secara fisik dan juga emosional.

Produk Anda harus mampu menjawab permasalahan konsumen. Ini akan membantu Anda agar tidak membuang buang sumber daya untuk membuat produk yang tidak dibutuhkan.

Banyak pelaku UKM memulai bisnis dari apa yang mereka bisa lakukan atau buat, ini bagus, namun sangat perlu di validasi kembali.

Misalkan Anda bisa membuat kue, dan memilih segmen ibu rumah tangga. Kira kira, ibu rumah tangga memiliki masalah apa sehingga mereka butuh kue? Ingin camilan sehat? Ingin menyuguhkan yang terbaik untuk tamu? Ingin memberikan asupan bergizi untuk rumah tangga? Ingin dijual lagi?

Dengan mengetahui masalah yang mereka hadapi, kita bisa membuat produk yang dibutuhkan bahkan diinginkan.

Untuk mengatasi masalah ibu rumah tangga yang ingin camilan sehat, kita bisa membuat biskut rendah lemak dan gula.

Karena Pelanggan Peduli Tidak Peduli Dengan Anda

Ada sebuah alasan kenapa Anda harus menentukan semgen pasar dan memberikan produk yang bisa menyelesaikan masalah mereka.

Itu karena pasar, atau ketika Anda membeli sebuah produk, semua didasari oleh kebutuhan, baik kebutuhkan fisik maupun emosional.

Kebutuhan fisik misalnya, Anda membeli baju yang nyaman digunakan tak tidak meninggalkan bekas lipatan. Kebutuhan emosional ketika Anda membeli baju karena ingin terlihat lebih keren.

Keputusan pembelian kita memang berdasarkan kebutuhan dan keinginan kita, jika kebutuhan kita berubah, maka produk yang kita gunakanpun juga berubah.

Maka sangat penting bagi UKM untuk mencari market yang tepat dengan memilih dan menemukan kebutuhan serta keinginan mereka.

Jika memiliki pertanyaan atau pendapat mengenai cara mencari marketi yang tepat untuk bisnis Anda silahkan beri komentar dibawah ya.

Pin It on Pinterest

Share This