Perbedaan Sales dan Marketing Yang Perlu Diketahui

Mei 27, 2019 | Catatan Bisnis

Sering kita jumpai pekerjaan tenaga penjual dan pemasar memiliki posisi yang hampir sama, bahkan bisa saling tumpang tindih.

Hal tersebut terjadi cenderung dikarenakan keterbatasan UKM dalam memperoleh ilmu bisnis yang benar. Selain itu juga untuk menghemat biaya. Jika bisa dilakukan oleh satu orang, kenapa harus dua.

Tentunya ini akan menjadi tekanan tersendiri bagi yang mengambil pekerjaan tersebut, dimana pekerjaan yang seharusnya dilakukan oleh dua orang, dibebankan pada satu.

Padahal dengan memahami perbedaan sales dan marketing diharapkan bisa membantu pemilik bisnis atau yang ingin bekerja sebagai tenaga penjual atau pemasar tau apa yang harus dan bagaimana melakukannya.

Sehingga proses bisnis menjadi lebih efektif dan efisien.

Seperti kasus berikut ini, ketika mencari lowongan kerja marketing, terkadang seorang marketing juga dituntut untuk mencetak penjualan, padahal itu bukan tugas utama seorang pemasar. Akhirnya membuat aktivitas pemasaran menjadi tidak fokus.

masalah perbedaan sales dan marketing

Contoh Masalah Pada Lowongan Kerja

Seorang penjual bisa berada posisi lebih tinggi dibanding pemasar begitu pula sebaliknya. Nantinya yang terjadi adalah ketidak jelasan pekerjaan masing masing bidang.

Karena antara aktivitas selling dan marketing memiliki tujuan dan tanggung jawab yang berbeda.

Perbedaan Sales dan Marketing

Agar lebih memahami perbedaan antara keduanya, mari kira kaji terlebih dahulu pengertia dari keduanya.

Menurut Wikipedia, “Sales adalah aktivitas yang berkaitan dengan penjualan atau jumlah barang atau jasa yang terjual dalam periode waktu tertentu”

Maksudnya begini, seorang seller atau salesman (yang melakukan kegiatan sales) diberikan target penjualan dalam periode tertentu, bisa harian, mingguan atau bulanan.

Jika Anda menjadi seller, maka ada target yang harus dicapai dalam tenggat waktu yang diberikan.

Contohnya SPG, mereka dituntut untuk 10 buah produk dalam waktu satu hari. Atau penjaga stand pameran yang harus mendapatkan penjualan minimal 1 juta perhari selama tiga hari pameran.

Mudahnya adalah, sales adalah jualan.

Berbeda dengan marketing, dimana menurut Asosiasi Pemasaran Amerika, “Marketing is the activity, set of institutions, and processes for creating, communicating, delivering, and exchanging offerings that have value for customers, clients, partners, and society at large.”

Artinya:

Pemasaran adalah proses untuk menciptakan, berkomunikasi, memberikan, dan bertukar penawaran yang memiliki nilai bagi pelanggan, klien, mitra, dan masyarakat pada umumnya.

Berbeda dengan sales yang hanya berfokus pada penjualan, marketing menuntuk aktivitas lebih seperti menciptakan nilai penawaran, merancang bentuk komunikasi yang bisa diterima, memberikan nilai tawar lebih dibanding pesaing, dan banyak lagi.

Contohnya ada produsen sepatu wanita ingin memasarkan produknya ke daerah tertentu, maka mereka merekrut tenaga pemasar untuk mencari tau sepatu model apa yang dibutuhkan dan diinginkan oleh masyarakat setempat.

Kemudian pemasar tersebut membuat konsep produk dan layanan, memberikan rekomendasi harga, menetapkan titik distribusi, dan merancang komunikasi pemasaran.

Bahkan jika menggunakan konsultan pemasar, mereka akan memberikan Anda paket lengkap mulai dari strategi pemasaran (Positioning, Differensiasi & Branding), marketing mix hingga teknik penjualan.

Mudahnya, marketing bertujuan menjangkau pasar.

Sales tujuannya adalah closing, atau penjualan.

Keberhasilan seorang tenaga penjual adalah berapa banyak mereka bisa melakukan penjualan atau closing.

Biasanya para sales memiliki team leader, manager atau supervisor penjualan yang bertugas mengkoordinir penjualan agar target bisa tercapai.

Fokus seorang penjual adalah penjualan, untuk kepada siapa menjualnya, cara menjual, alat alat promosi yang digunakan, sudah disediakan oleh perusahaan, dan semua itu dipersiapkan oleh pemasar atau manajer pemasaran.

Seorang sales biasanya melakukan teknik promosi penjualan, dimana memberikan insentif lebih agar calon konsumen berminat untuk membeli produknya.

Insentif tersebut bisa berupa diskon, bonus, garansi, coba gratis dan bentuk promosi lainnya yang memberikan keuntungan lebih secara finansial.

Marketing tujuannya adalah market share, atau jangkauan pasar.

Maksudnya begini, seorang pemasar bertugas untuk membuat sasaran pasar ingin membeli produknya daripada membeli produk pesaing.

Disini pemasar merancang strategi dan taktik pemasaran, membuat sebuah proses komunikasi terpadu dan lingkungan yang mendukung penjualan.

Keberhasilan seorang pemasar dilihat dari seberapa efektif aktivitas pemasaran yang dibuat. Pemasar biasanya bekerja dengan data data, membaca data setiap touch point atau program pemasaran.

Melakukan evaluasi produk, harga, saluran distribusi, aktivitas promosi, pelayanan, lingkungan pemasaran sampai orang orang yang terlibat dalam aktivitasnya.

Inti Dari Perbedaan Sales dan Marketing

Seperti yang telah diungkapkan diatas, sebelum adanya aktivitas penjualan, strategi pemasaran yang dibuat oleh pemasar harus sudah ada.

Bisa dikatakan, sales adalah salah satu kegiatan pemasaran, tapi pemasaran bukan hanya melakukan penjualan (sales).

Ada aktivitas lainnya selain menggunakan tenaga penjual untuk mempromosikan sebuah produk, yaitu promotion mix yang terdiri dari periklanan, public relation, promosi penjualan, direct marketing dan personal selling.

Lalu apakah bisa penjualan dan pemasaran dilakukan oleh satu orang? Bisa saja kalau mereka sudah memiliki pengalaman di dua bidang tersebut.

Namun bagi mereka yang paham, divisi penjualan dan pemasaran memang sebaiknya dipisah. Supaya lebih fokus dan pengukurannya lebih terperinci.

Tentunya bagi UKM mungkin akan muncul kebingungan, sebaiknya posisi apa yang tepat untuk mengisi jabatan di organisasi bisnis tersebut.

Jika memang ingin mendapatkan profit dalam waktu singkat, maka sebaiknya fokus di penjualan dengan merekrut orang orang sales. Untuk aktivitas pemasaran bisa di backup oleh owner sendiri atau bekerjasama dengan konsultan atau agency untuk melakukan aktivitas pemasaran.

Begitu juga sebaliknya, untuk perusahaan besar cenderung lebih focus pada aktivitas pemasaran, dan untuk penjualan lebih memilih menggunakan tenaga luar atau agen penjualan.

Jadi kurang lebih itu perbedaan sales dan marketing, jika ada pertanyaan atau pendapat lain tentang topik ini, silahkan isi komentar dibawah.

 

Pin It on Pinterest

Share This