Sikap Wirausaha Yang Wajib Dimiliki Untuk Meraih Kesuksesan

Apr 27, 2019 | Catatan Bisnis

Menjadi entrepreneur adalah sebuah pilihan, bukan cadangan atau karena keterpaksaan. Kenapa? Jika kita menjadi pengusaha karena memilihnya dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab maka insyaAllah kita tidak mudah goyah dalam menjalani prosesnya.

Mungkin sering Anda memperhatikan orang orang yang suka berganti ganti bisnis atau model usaha. Bulan ini jualan kosmetik, bulan berikutnya jualan nasi goreng, bulan berikutnya malah bekerja diperusahaan swasta.
Mungkin itu juga terjadi pada Anda. Yaa, itu karena menjadikan bisnis atau berwirausaha sebagai cadangan atau hal yang dilakukan karena terpaksa.

Untuk menjadi wirausahawan diperlukan pondasi mindset yang kuat, agar tidak mudah terayu dengan bisnis lain atau hal hal yang menurut Anda menggiurkan. Berikut 5 hal yang harus Anda lakukan agar bisa menjadi Pengusaha tulen:

Reason: Miliki Alasan Yang Jelas Untuk apa Anda menjadi pengusaha

Pastikan alasan tersebut logis dan bisa dipertanggung jawabkan. Alasan yang baik untuk menjadi pengusaha adalah dimana alasan tersebut bisa dinikmati juga oleh orang lain atau lingkungan Anda. Bukan sekedar mengejar materi, tapi perhatikan juga spiritual maupun kehidupan sosial. Dengan demikian ada potensi lingkungan Anda akan membantu perkembangan Bisnis atau usaha yang Anda jalankan.

Dream: Tulis dan Visualisasikan Detail Impian Anda

Ingin seperti apa bisnis Anda 5 sampai 10 tahun kedepan? Atau bagaimana perubahan hidup Anda ketika bisnis tersebut mencapai keberhasilannya? Tuliskan, visualisasikan serta dideklarasikan. Berprasangka baiklah dengan masa depan Anda, tidak ada yang perlu dikhawatirkan apakah akan tercapai atau tidak, tugas kita cukup berdo’a kepada Yang Maha Pengasih apa yang kita impikan, urusan bagaimana mencapainya serahkan padaNya.

Believe: Yakinlah Bahwa Anda Segera Menerima Keberhasilan

Tuhan adalah Dzat yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, selama kita berada dijalurnya, tak perlu khawatir dengan kondisi kita saat ini. Yakin bukan sekedar lisan, perlu dibuktikan dengan tindakan. Jika Anda yakin bahwa Anda bisa sukses, apa yang Akan dilakukan?

Passion: Temukan Hal Yang Membuat Anda “Fly”

Pernah melihat bagaiman seseorang yang bekerja dengan sepenuh hati? Sampai mereka lupa dengan dirinya sendiri? Mereka sedang berada pada jalur passion, atau “kegairahan”. Setiap dari kita pasti memiliki hal hal yang membuat kita seperti itu. Pastikan hal tersebut diikutkan dalam kegiatan bisnis. Misal Anda berbisnis makanan, dan memiliki passion menulis, mungkin Anda bisa membuat blog tentang makanan? Padukan Passion dengan bisnis Anda.

Persistance: Nikmati Prosesnya

Keberhasilan tidak bisa instan, hari ini kita berbisnis, besok langsung berpenghasilan miliaran rupiah. Kecuali Anda korupsi atau menikah dengan orang kaya. Bisnis memang tidak mudah, perlu perjuangan diawalnya, namun ketika sudah mencapai titiknya maka hidup Anda dipastikan berubah.

Tetaplah bertahan dan istiqomah dalam menjalani prosesnya. Pastikan kelima hal tersebut (reason, dream, believe, passion, dan persistance) Anda jalankan. Apabila bisnis Anda tidak sesuai dengan apa yang diharapkan, cek kembali 5 hal tersebut, jika ada yang menyimpang baik dari bisnis atau salah satu poin tersebut segera dibenahi.

Jadilah fleksibel, kecuali dengan nilai-nilai inti

Mengingat bahwa rencana dan strategi akan berubah seiring waktu. Fleksibilitas untuk perubahan yang cepat merupakan keunggulan yang dimiliki bisnis kecil melebihi bisnis besar. Hal ini berlaku untuk perencanaan keuntungan dan biaya operasional, namun tidak ada kompromi terhadap nilai-nilai inti.

Jangan biarkan rasa takut gagal terus kembali

Kegagalan adalah kesempatan untuk belajar. Hampir semua hal ini sama, pemilik modal lebih suka menginvestasikan uang pada seorang individu yang mencoba dan gagal mendirikan sebuah perusahaan dibandingkan pada seseorang yang belum pernah mencoba.

Membuat keputusan tepat waktu

Tidak masalah untuk mengandalkan intuisi Anda. Perencanaan dan pemikiran yang baik. Tapi penundaan menyebabkan kehilangan kesempatan.

Aset terbesar perusahaan adalah Anda

Jaga dirimu baik-baik. Kesehatan lebih berharga daripada mesin paling mahal atau perangkat lunak komputer milik perusahaan. Anda tidak harus memilih antara keluarga atau perusahaan, bermain atau bekerja. Menjaga kesehatan Anda untuk keseimbangan dan energi, yang pada waktunya akan meningkatkan performa mental anda.

Kendalikan ego

Jangan mengambil laba perusahaan dan menghabiskannya untuk mainan mahal agar mengesankan orang lain. Buatlah persiapan untuk segala kebutuhan tak terduga dan peluang bisnis baru yang muncul tiba-tiba. Ini berarti mendengar saran dan ide-ide bisnis baru tidak peduli seberapa gila itu semua.

Mendukung dan menerima kritik dengan senang. Akui kesalahan Anda.

Sebagai seorang wirausaha harus terus-menerus meyakinkan karyawan bahwa semua berjalan baik sekalipun pendapat mereka yang sesungguhnya bahkan berseberangan dengan pendapat bos. Menyatakan sebuah opini atau memberi masukkan pada pernyataan misi perusahaan tidak akan jadi masalah.

Menjaga etos kerja yang kuat

Karyawan Anda akan mengikuti langkah Anda. Ini juga akan membantu Anda mengalahkan pesaing dengan mendorong mereka bekerja keras, terutama ketika produk atau jasa yang dijual sangat mirip dengan pesaing.

Segera bangkit dari rintangan

Dalam wirausaha pasti akan ada rintangan dan pasang surut yang muncul. Belajarlah dari situasi tersebut dan buatlah perencanaan untuk melewati masa itu. Karena Anda tidak dapat mengubah masa lalu.
Segera keluar dari zona nyaman untuk mengejar sesuatu yang penting

Anda pasti tidak akan merasa nyaman begitu saja dengan perubahan pada teknologi, orang-orang, misi, persaingan, dll. Tapi sangat penting bagi perusahaan dan Anda untuk keluar dari zona nyaman demi meraih hal yang lebih baik. Ini akan membuat bisnis Anda lebih berkembang.

Ulet dan Tidak Mudah Putus Asa

Seorang wirausaha juga memiliki keuletan atau kegigihan dalam berusaha. Ia tidak akan berhenti dan puas begitu saja sebelum mencapai hasil yang diinginkannya. Segala hambatan yang dihadapi dianggap sebagai tantangan yang harus dihadapi dan ia percaya bahwa dengan kegigihan tersebut ia akan mampu mengatasi semua hambatan yang dihadapi. Seandainya ia menghadapi kegagalan dalam berusaha, ia tidak mudah putus asa tetapi kegagalan tersebut dijadikan sebagai pemicu untuk berusaha lebih keras lagi. Dengan modal inilah maka pada saatnya nanti ia akan menjadi seorang wirausaha yang sukses.

Berani Mengambil Resiko

Setiap usaha selalu mengandung risiko mulai dari yang paling berat, seperti bangkrut atau rugi, maupun yang ringan seperti impas. Namun demikian seorang wirausaha harus mampu memperhitungkan risiko yang akan ditanggungnya, bahkan ia juga mampu mengendalikan risiko tersebut dalam arti dengan daya upaya yang gigih mampu menghindari risiko tersebut. Jadi, keberanian mengambil risiko tersebut bukanlah tanpa perhitungan, tetapi mampu memperhitungkan segala kemungkinan yang akan terjadi sehingga sedapat mungkin mampu menghindarkan diri dari risiko kerugian tersebut.

Memiliki Rasa Percaya Diri yang Tinggi

Rasa percaya diri menjadi sangat penting jika seseorang akan melangkah lebih jauh. Tanpa rasa percaya diri seorang akan ragu dan canggung dalam melangkah dan hal ini dapat berakibat fatal bagi usahanya. Rasa percaya diri yang tinggi akan mampu memberikan motivasi untuk bekerja lebih giat. Jadi, modal utama keberhasilan seorang wirausaha adalah memiliki rasa percaya akan kemampuan dirinya dan tidak terlalu banyak bergantung kepada orang atau pihak lain. Untuk memperoleh rasa percaya diri yang tinggi tersebut seseorang harus memiliki pengetahuan, wawasan, dan keterampilan yang memadai. Tanpa bekal ini tidak mungkin seseorang dapat tumbuh rasa percaya dirinya, yang ada hanyalah rasa keberanian yang tanpa perhitungan. Untuk itu agar rasa percaya diri tersebut tumbuh maka ia harus banyak belajar, memiliki banyak pengalaman, dan memiliki pergaulan yang luas.

Bersikap Kreatif dan Inovatif

Kreatif artinya kemampuan untuk berkarya dan berdaya cipta yang tinggi. Artinya dalam bekerja mampu menunjukkan ciri tersendiri atau berbeda dari biasanya, prestasinya juga lebih baik daripada yang lain. Sedangkan inovatif artinya kemampuan untuk selalu mencari sesuatu penemuan yang baru dan tidak bersifat latah atau ikut-ikutan.

Berorientasi Ke Depan

Yang dimaksudkan berorientasi ke depan adalah segala tindakan yang dilakukan sekarang selalu diarahkan untuk mencapai hasil yang tinggi di kemudian hari. Setiap langkah yang dilakukan saat ini akan diperhitungkan dampak dan akibat yang ditimbulkannya untuk masa-masa yang akan datang. Misalnya seorang pengusaha yang rugi, jika ia seorang wirausahawan sejati, ia tidak akan terus-menerus meratapi kerugian yang telah dihadapinya tersebut, sebaliknya ia akan melihat ke depan bahwa peluang untuk meraih keuntungan yang lebih besar masih selalu terbuka. Kerugian yang dialaminya tersebut akan dijadikan sebagai pengalaman agar tidak terulang di kemudian hari. Jadi, kerugian tersebut akan dijadikan sebagai pemicu untuk meraih keberhasilan di masa yang akan datang.

Memiliki Kemampuan Memimpin

Seorang wirausaha haruslah mampu menjadi atasan yang bertanggung jawab terhadap segala tugas, mampu melakukan pembagian tugas, mampu mengarahkan bawahan, mampu menjadi teladan bagi bawahannya, mampu membuat perencanaan sekaligus pengawasannya, dan sebagainya.

Apakah Anda memiliki tips sikap lain untuk menjadi pengusaha? Silahkan tulis pendapat Anda pada kolom di bawah ini.

Pin It on Pinterest

Share This